Titik Awal Perjuangan


    Tepat pada tanggal 2 Agustus 2019, kami Aljiiluddahbbi melaksanakan Baiat Kelulusan yang diselenggarakan di lapangan SMP IT Al-Hikmah  Bence. 

    Baiat bukan hanya sebuah janji, bukan hanya sebuah sumpah, dan bukan hanya sebuah kegiatan, bagi kami baiat adalah moment spesial. Kami semua disatukan dalam satu tempat untuk berjanji dan bertekad kepada Allah SWT akan melaksanakan semua janji yang telah kami ucapkan, pada saat itu. Rasa mendebarkan, kegugupan dan kehangatan menggambarkan suasana yang tenang namun tetap khidmat. 


          Pada hari itu, kami semua berikrar “Saya bersaksi bahwa tiada Ilah selain Allah dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah…” dibawah teriknya mentari dan ditiupkan nya angin yang lembut menambah kesan yang syahdu pada pagi hari itu. Dan disaksikan oleh para ustadz/ustadzah para wali murid dan  puluhan penonton yang melihat kami.


         Kami mengucapkan ikrar dengan  sepenuh hati bahwa kami berjanji akan mensukseskan semua target yang telah kami buat bersama untuk mencapai kesuksesan bersama-sama. Tentunya  untuk menyukseskan target itu kami perlu bahu membahu untuk sama sama saling merangkul menuju masa depan yang gemilang. Tak mudah memang, tapi kami percaya dan yakin bahwa kami bisa melewatinya asalkan kami semua saling menjaga kebersamaan satu sama lain. 


            Arti dari nama angkatan kami adalah suatu angkatan yang mulia yang selalu memancarkan kebaikan dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan.


        Semua proses Baiat telah kami lewati, mulai dari penyerahan do’a dan harapan oleh Kepala SMP IT Al-Hikmah Bence sampai meminta doa restu kepada ustadz maupun ustadzah serta adik kelas. Lalu kami membentuk sebuah formasi, Angkatan Aljiiludahabbi 11 yang disaksikan oleh para penonton dari gedung lantai 2 dan 3. Kami bersama-sama menghitung aba-aba untuk berlari kecil membentuk farmasi di tengah lapangan, semua dilakukan dengan tenang dan rapi untuk membentuk farmasi yang indah dilihat. Sorak-sorak dari penonton pun mulai terdengar dan pada saat itu kami meneriakan jargon dari Aljiiludahabbi yaitu “ Matinul Khuluq, Khadirun ‘Alal khasbi, Naafi’un Lighoirihi” sambil membentangkan slayer ke depan memperlihatkan logo kebanggaan Aljiiludahabbi.



Terdapat rasa bangga pada diri kami, bahwa selama kurun waktu hanya sehari untuk memersiapkan farmasi ini tapi kami mebuatnya cukup berhasil berkat semua kerjasama yang dibangun oleh Aljiiludahabbi. Tak disadari jargon yang kami teriakkan telah terdengar di seluruh penjuru gedung Al-Hikmah, membuktikan bahwa ini kami, kami Aljiiluddahabbi yang akan membangggakan SMP IT Al-hikmah dengan segudang prestasi.


Tak dipungkiri, latihan kami mempersiapkan segala keperluan Baiat membuahkan hasil yang menurut kami sudah cukup maksimal. Proses ini adalah proses paling awal, karena kami masih akan melewati proses yang lebih sulit dan penuh tantangan. Kami masih berada pada titik awal perjuangan pada perjalanan kisah kelas IX ini dan masih beberapa langkah lagi yang akan kita lewati untuk menggapai kesuksesan itu. Tak butuh berapa kali kegagalan yang menimpa kami, kami akan tetap berusaha melangkah kedepan, karena kegagalan adalah awal dari kesuksesan yang tertunda.


          Semua perjuangan kami selama 2 tahun di SMP IT Al-Hikmah Benceakan diuji pada kelas IX ini, tinggal kita sendiri yang menentukan mau kemana langkah kita selanjutnya. Akankah kita kembali pada awal perjuangan atau masih mau melanjutkan perjuangan yang lebih berat dari pada sebelumnya? Itu semua tergantung pada kita, bentuk usaha apa yang akan kita lakukan demi menggapai masa depan nanti. Semoga Aljiiludahabbi semua akan bertemu pada puncak kesuksesannya masing-masing di Jannah-Nya. (tdh)



See ya on the top guys!


4 Pembaca    |    0 Komentator
Share :
Tag : Baiat Kelulusan Kelas 9

Kirim Pesan Anda